Tag Archive for tips ibu hamil

Tips Memilih Dokter Kandungan

Tips Memilih Dokter Kandungan

Biasanya yang banyak orang lakukan saat bingung memilih dokter kandungan adalah bertanya pada teman yang sudah memiliki pengalaman dengan dokter kandungan untuk mendapatkan rekomendasi. Dengan bertanya pada teman atau orang terdekat Anda, Anda bisa menimbang-nimbang mana dokter kandungan yang bagus dan tepat untuk Anda.

Berikut ini Tips Memilih Dokter Kandungan yang mungkin dapat membantu Anda dalam mempertimbangkan dokter kandungan mana yang harus Anda pilih.

1. Dapatkan Rekomendasi

Awal yang baik dalam pencarian dokter kandungan adalah meminta rekomendasi. Baik dari teman-teman terbaik, saudara perempuan, atau kerabat mungkin dapat saling berbagi informasi mengapa mereka memilih dokter mereka sendiri. Cari tahu apa yang mereka sukai tentang sang dokter, dan mengapa mereka akan merekomendasikannya kepada Moms.

2. Kenyamanan dan kesesuaian

Faktor kenyamanan pada umumnya sangat menentukan pilihan seseorang terhadap dokter kandungan yang akan dipilihnya. Ini sangat penting karena dokter yang Anda pilih inilah yang akan menjadi teman konsultasi Anda selama sekitar 9 bulan. Anda harus merasa nyaman saat berkomunikasi dengan dokter pilihan Anda agar semua masalah saat kehamilan Anda dapat diatasi bersama-sama.

3. Tentukan jenis kelamin

Tak hanya bayi, Moms pun perlu mempertimbangkan jenis kelamin dokter kandungan. Beberapa perempuan merasa canggung untuk memiliki dokter lelaki, atau mungkin Moms merasa bahwa dokter kandungan perempuan dapat memahami kebutuhan Moms lebih baik.

4. Riwayat kesehatan Anda

Jika Anda mempunyai riwayat komplikasi kehamilan sebelumnya atau penyakit kronis, yang memerlukan perawatan khusus selama kehamilan, mungkin Anda perlu memilih dokter kandungan yang benar-benar berpengalaman.

Tips Memilih Dokter Kandungan

Itu dia Moms Tips Memilih Dokter Kandungan hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dokter kandungan. Semoga bermanfaat.

Ciri Hamil Anak Perempuan

Ciri Hamil Anak Perempuan

Salah satu kejutan manis yang menanti Bunda saat kehamilan adalah kabar mengenai jenis kelamin bayi yang Bunda kandung. Ada beberapa orang tua yang memilih untuk tidak mengetahui jenis kelamin bayi hingga saat dia dilahirkan. Ayah dan Bunda hanya menerka-nerka ciri-ciri hamil bayi laki-laki dan anak perempuan yang akurat melalui bentuk perut dan gejala-gejala psikis lain yang Bunda alami. Dan beberapa Ciri Hamil Anak Perempuan berikut ini bisa Bunda lakukan untuk menebak jenis kelamin bayi perempuan tanpa melakukan USG di antaranya adalah seperti berikut:

1.Denyut Jnatung

Detak jantung bayi perempuan lebih dari 140 per menitnya. Faktanya, detak jantung janin yang normal berada pada kisaran 120-160 kali per menit. Tidak ada penelitian yang menyatakan detak jantung sebagai penanda jenis kelamin janin. Lagipula detak jantung janin bisa berubah-ubah pada tiap pemeriksaan, tergantung kepada aktivitas janin di dalam perut dan usia.

2. Posisi Janin

Jika posisi janin lebih tinggi di dalam rahim, maka ada kemungkinan Anda melahirkan seorang anak perempuan. Selain itu, jika sebagian besar berat badan bayi berada di tengah-tengah perut, hal itu menandakan Anda mengandung bayi perempuan.

3. Morning Sickness

Morning sickness (mual dan muntah) yang berlebihan sepanjang kehamilan, terlepas dari trimester berapa, hal ini menandakan Anda mengandung bayi berjenis kelamin perempuan. Ini terkait dengan peningkatan kadar hormon dan gula darah rendah.

4. Kulit berminyak dan berjerawat

Kulit melepuh dan ruam bisa menandakan ciri-ciri hamil anak perempuan. Perubahan pada tubuh ibu hamil ini bisa terjadi karena disebabkan oleh hormon. Meski begitu, jika Anda mengandung anak laki-laki, maka ibu hamil juga tetap muncul jerawat.

5. Ngidam makanan manis

Jika Anda mendambakan makanan manis seperti cokelat dan es krim daripada makanan pedas atau asam, Anda lebih mungkin memiliki bayi perempuan. Namun, jika dilihat dari segi medis, kondisi ini bisa terjadi karena ibu hamil mengalami perubahan hormon yang memengaruhi indra penciumannya, bukan karena jenis kelamin calon bayi.

6. Ukuran payudara

Ketika payudara kiri tampak sedikit lebih besar dari yang kanan, atau jika ada peningkatan dramatis dalam ukuran payudara, hal itu menandakan ciri-ciri hamil anak perempuan.

7. Perubahan suasana hati

Jika Anda mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem seperti lekas marah, depresi, dan marah selama kehamilan, hal ini menandakan ciri-ciri hamil anak perempuan. Meski begitu, hal ini tidak bisa dijadikan patokan sebab perubahan suasana hati ibu hamil bisa naik turun terkait dengan perubahan hormon.

Ciri Hamil Anak Perempuan

Itulah beberapa Ciri Hamil Anak Perempuan dari https://jualstagen.id/. Ciri Hamil Anak Perempuan di atas memang tidak seratus persen akurat dan memberikan jawaban pasti terhadap pertanyaan mengenai jenis kelamin bayi Bunda. Yang penting Bunda tetap menjaga kesehatan kehamilan Bunda, sehingga si kecil terlahir dengan sehat, apapun jenis kelaminnya. Semoga bermanfaat.

Pentingkah USG untuk Ibu Hamil?

Pentingkah USG untuk Ibu Hamil?

Pemeriksaan kandungan menggunakan alat USG umumnya dilakukan beberapa kali selama kehamilan. Penggunaan alat ini aman bagi janin karena menggunakan gelombang suara ultrasound (frekuensi tinggi) melalui dinding rahim (transabdominal). Gema gelombang suara kemudian diterjemahkan komputer menjadi gambar pada layar yang menunjukkan gambaran dan pergerakan janin. Di lembaga kesehatan mana pun, pemeriksaan menggunakan USG kehamilan harus dilakukan oleh dokter kandungan.

Pemeriksaan kehamilan menggunakan alat USG sangatlah penting untuk memantau kondisi kesehatan janin. Menurut dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Bunda, dr. Ivan R. Sini MD, FRANZCOG, GDRM, Sp.OG, pemeriksaan USG kehamilan perlu dilakukan minimal tiga kali, yakni pada awal kehamilan, pada usia kandungan 20 minggu, dan pada usia kandungan sekitar 30 minggu. Pemeriksaan pada awal kehamilan biasanya saat kandungan berusia antara 11-14 minggu.

Teknologi USG kini semakin canggih sehingga memudahkan para dokter mengetahui lebih detail tentang perkembangan bayi normal atau tidak. Meski jenisnya berbeda-beda, namun kegunaan semua alat USG sama saja yaitu untuk menunjukkan jenis kelamin janin secara akurat sehingga Anda sebagai calon orangtua dapat segera menyiapkan perlengkapan dan nama untuk si Kecil.

Pentingkah USG untuk Ibu Hamil?

Sedikit uraian tentang Pentingkah USG untuk Ibu Hamil dari https://jualstagen.id/. Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan kandungan Anda secara teratur, ya. Semoga bermanfaat.

Tips Mengatasi Sembelit Saat Hamil

Tips Mengatasi Sembelit Saat Hamil

Selain mengandung janin, saat hamil juga ternyata terkadang ibu hamil ‘mengandung’ hal yang lain: sulit Buang Air Besar (BAB) alias sembelit. Penelitian yang dilakukan oleh Acta Obstetricia yang mengungkapkan bahwa 3 dari 4 ibu mengalami sulit BAB saat hamil. Kondisi ini dinamakan dengan konstipasi, atau mengerasnya feses sehingga menimbulkan kesulitan saat buang air besar. Nah, jika Bunda mengalami hal yang serupa. Berikut Tips Mengatasi Sembelit Saat Hamil:

1. Ubah gaya hidup. Cobalah untuk mulai beristirahat teratur, konsumsi makanan sehat dan melakukan banyak aktivitas seperti berjalan santai.

2. Lebih banyak minum air putih. Pastikan Bunda mendapatkan air yang cukup setiap hari. Setidaknya 12 – 13 gelas per hari, Bun.

3. Konsumsi makanan berserat. Serat ditemukan dalam bahan makanan alami seperti buah-buahan dan sayuran, juga dalam kacang-kacangan dan biji-bijian. Serat akan membantu pergerakan usus menjadi longgar dan teratur.

4. Rajin olahraga. Olahraga bisa menjaga usus bergerak secara teratur. Olahraga untuk ibu hamil nggak harus berupa kelas aerobik atau berlari beberapa kilometer.

5. Perhatikan asupan kalsium. Terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan sembelit. Untuk mengetahui asupan kalsium yang dianjurkan saat Bunda mengalami sembelit, lebih baik konsultasikan ke dokter.

Tips Mengatasi Sembelit Saat Hamil

Demikianlah Tips Mengatasi Sembelit Saat Hamil dari https://jualstagen.id/. Apabila Bunda mengalami sembelit yang dibarengi dengan sakit perut, disertai diare atau keluarnya lendir dan darah saat BAB, segeralah menghubungi bidan atau dokter. semoga bermanfaat.

Tips Mengatasi Vertigo Saat Hamil

Tips Mengatasi Vertigo Saat Hamil

Vertigo adalah sensasi tubuh goyah, kepala kliyengan, hingga merasa lingkungan di sekitarnya berputar atau melayang-layang. Gejala-gejala ini membuat Anda kesulitan berdiri atau berjalan hingga menyebabkan mual dan muntah. Vertigo dapat dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Vertigo saat hamil akan membuat tubuh Anda seolah-olah akan terjatuh karena pusing.

Vertigo saat hamil sangat menganggu dan tentu berisiko bagi kandungan. Lalu bagaimana cara mengatasi vertigo saat hamil? Yuk, pelajari Tips Mengatasi Vertigo Saat Hamil di bawah ini.

1. Merebahkan tubuh

Agar vertigo Mama tidak terulang, cobalah untuk membiasakan diri bangun secara perlahan dari tempat tidur ataupun kursi. Dengan bangun secara perlahan, risiko untuk terkena vertigo dapat berkurang.

2. Menundukan kepala atau berjongkok

Menundukkan kepala ataupun berjongkok dianggap dapat membantu mengatasi vertigo yang Mama derita. Juga dapat meminimalisir risiko Mama terjatuh akibat vertigo.

3. Menghentikan aktivitas

Hal penting yang harus Mama lakukan saat mengalami vertigo adalah menghentikan segala aktivitas yang Mama lakukan dengan segera. Apalagi, jika Mama sedang berkendara, maka segeralah menepikan kendaraan ke pinggir jalan dan berisitrahatlah sejenak, tarik napas, dan rebahkan tubuh Mama agar vertigo mereda.

4. Mengonsumsi teh jahe

Konsumsi teh jahe hangat dapat membantu mengatasi vertigo yang Mama deritaa. Efektivitas teh jahe dalam mengatasi vertigo telah dipublikasikan dalam Journal of Acupuncture and Tuina Science Ma.

5. Tetap terhidrasi

Untuk mencegah dehidrasi, Mama disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih setidaknya 8-12 gelas per hari atau sesuaikan dengan kebutuhan Mama dan saran dari dokter.

Tips Mengatasi Vertigo Saat Hamil

Demikianlah Tips Mengatasi Vertigo Saat Hamil dari https://jualstagen.id/. Jika vertigo yang Mama derita tak kunjung membaik ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter. Dokter akan menyarankan perawatan terbaik sesuai dengan kondisi Mama.

Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil

Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil

Penurunan selera makan yang disertai rasa mual dan muntah memang umum terjadi pada ibu dengan kehamilan muda. Kata ahli, hal ini disebabkan oleh hormon chorionic gonadotropin dan progesteron yang meningkatkan asam lambung dan membuat malas makan. Nah, kondisi inilah yang bisa menimbulkan masalah bagi ibu, salah satunya menyebabkan mag. Namun jangan khawatir Bun, ada beberapa Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil.

1. Gunakan pakaian yang longgar.

Ibu hamil harus selalu meggunakan pakaian longgar, tujuannya supaya bisa leluasa dalam bergerak. Di samping itu jika ibu hamil terkena maag, jangan sampai kamu memakai pakaian yang ketat karena ini bisa membuat lambung semakin tertekan dan penyakit pun akan bertambah parah.

2. Minum air yang banyak.

Ketika maag melanda, sebaiknya kamu yang sedang mengalaminya usahakan minum air yang banyak, baik itu bagi ibu hamil ataupun untuk siapa saja. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong kembali asam lambung yang sewaktu-waktu bisa naik ke kerongkongan. Selain itu gas yang menyebabkan perut kembung juga akan hilang dengan kandungan air tersebut.

3. Minum jahe hangat.

Sudah tidak diragukan lagi tanaman obat yang satu ini khasiatnya memang sungguh luar biasa. Mengonsumsi jahe hangat ketika maag kambuh adalah hal yang sangat tepat sekali untuk dilakukan. Kamu bisa mengolah jahe untuk dijadikan teh, atau membuatnya layaknya seperti wedang jahe. Tenang saja, tidak akan ada efek samping yang ditimbulkan. Dengan jahe, rasa mual dan perut kambuh ketika maag akan hilang dengan sendirinya.

4. Mengonsumsi permen karet.

Bila kamu tidak suka mengonsumsi jahe, bisa melakukan cara yang satu ini. Permen karet memiliki kandungan yang dapat merangsang produksi saliva di mana kandungan tersebut dapat membantu mengurangi produksi asam dan mencegah kamu terhindar dari maag.

5. Makan yoghurt.

Susu hasil fermentasi ini ternyata bermanfaat bagi kesehatan lambungmu. Dengan mengonsumsinya secara rutin, maka segala penyakit seperti asam lambung dan maag bisa diatasi dengan mudah. Selain itu ibu hamil yang terkena sembelit juga bisa sembuh hanya dengan mengonsumsi 1 sendok yoghurt setelah makan.

Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil

Nah, itulah Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil dari https://jualstagen.id/ yang bisa bunda tiru untuk mengatasi maag tanpa harus meminum obat kimia.semoga bermanfaat.

Tips Mengatasi Diare Saat Hamil

Tips Mengatasi Diare Saat Hamil

Diare saat hamil adalah kondisi yang umum ditemukan, terutama di trimester ketiga. Hal ini menandakan bahwa HPL akan segera tiba. Namun bukan berarti bayi akan lahir prematur, diare adalah salah satu cara tubuh menyiapkan diri untuk proses persalinan. Mengatasi diare saat hamil memang perlu hati-hati karena ibu hamil tidak boleh sembarang mengonsumsi obat-obatan. Berikut adalah Tips Mengatasi Diare Saat Hamil:

1. Tetap terhidrasi. Kebanyakan kasus diare akan sembuh sendiri setelah beberapa hari, terutama bila penyebabnya adalah keracunan makanan, virus, atau bakteri. Yang penting dalam masa ini, Anda harus minum air putih yang banyak.

2. Mengganti obat. Bila penyebab diare Anda adalah obat atau vitamin kehamilan, setelah tubuh terbiasa dengan obat-obatan tersebut, biasanya diare akan berhenti. Bila tidak, hubungi dokter Anda untuk meminta resep obat dan vitamin yang lain.

3. Pergi ke dokter. Apabila diare tidak berhenti setelah dua atau tiga hari, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat.

4. Hindari makanan penyebab diare. Makanan tinggi lemak, gorengan, makanan pedas dan produk olahan susu bisa mengakibatkan diare tambah parah. Hindari semua makanan ini saat Anda mengalami diare.

Tips Mengatasi Diare Saat Hamil

Demikianlah Tips Mengatasi Diare Saat Hamil dari https://jualstagen.id/. Semoga Tips Mengatasi Diare Saat Hamil diatas bermanfaat.

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Ibu Hamil

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Ibu Hamil

Kamu seorang ibu? Atau sedang menjadi calon seorang ibu? Memang sangat bahagia menanti sang buah hati lahir di dunia ini, tetapi Dalam masa kehamilan, ada begitu banyak informasi salah yang mudah dipercaya ibu hamil. Belum lagi adanya tekanan masyarakat yang mengharuskan ibuhamil untuk menuruti dan tidak boleh melanggar kebiasaan yang sudah ada di lingkungan tersebut.

Tentunya saat hamil muda akan banyak perrumbuhan dan perkembangan janin yang harus diberikan perhatian ekstra. Untuk itu banyak mitos-mitos berkembang di masyarakat untuk melakukan berbagai hal atau mungkin melarang Mama melakukan hal lain karena khawatir dapat membahayakan janin dalam kandungan.

Lantas hal apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh ibu semasa hamil ?

  1. Jangan merokok

Merokok memang menjadi sumber permasalahan banyak penyakit kesehatan, oleh karena itu ibu hamil tidak diperbolehkan merokok ataupun terhirup asap rokok.Sebab dengan merokok, hal ini bisa membuat berat badan bayi saat lahir lebih rendah dan berisiko lebih besar untuk mengalami ketidakmampuan belajar daripada anak-anak yang lahir dari perempuan yang tidak merokok.

  1. Hindari minuman beralkohol

Selain merokok, hal penting lainnya yang tidak boleh ibu hamil lakukan adalah mengonsumsi alkohol. Sebab alkohol akan sangat memengaruhi perkembangan janin yang sedang dikandung.

Orang yang minum alkohol saat hamil dapat melahirkan bayi dengan sindrom alkohol janin (FAS). Biasanya ini meliputi berat badan bayi yang rendah, bermasalah akan perilaku, lambatnya pola pertumbuhan dan perkembangannya, dan masalah lainnya.

  1. Jangan mengkonsumsi makanan mentah

Ibu hamil biasanya tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang masih mentah. Seperti daging dan telur yang kurang matang biasanya akan membawa risiko penyakit bawaan makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis. Keracunan makanan juga memungkinkan terjadi.

  1. Hindari makan daging beli

Ibu hamil juga tidak dianjurkan mengonsumsi makanan dari daging deli atau daging yang diiris. Daging deli biasanya termasuk hot dog, sosis, salmon asap, dan daging sembuh lainnya. Hal ini karena daging deli dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis.

Daging yang diiris memiliki area permukaan yang jauh lebih banyak untuk pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu dalam memasak protein olahan ini harus dengan baik agar mengurangi risiko yang ada.Dengan mencuci olahan terlebih dahulu dan memasakan dengan matang adalah cara terbaik untuk menghindari risiko yang akan terjadi.

  1. Hindari pergi ke tempat panas / pemandian air panas

Meskipun bisa lebih rileks dan santai, lingkungan yang sangat panas dari hot tub, jacuzzi, dan sauna mungkin terlalu berbahaya untuk ibu hamil.Beberapa penelitian menganggap bahwa menggunakan salah satu dari itu semua selama trimester pertama akan melipatgandakan risiko keguguran. Berendam dalam air panas dapat meningkatkan suhu tubuh dan ini menyebabkan masalah pada bayi termasuk meningkatkan risiko cacat lahir.

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Ibu Hamil

Itu tadi beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika ibu sedang hamil dari https://jualstagen.id/, supaya tetap terjaga tetaplah berolahraga yang ringan agar membuat lebih rileks dan bisa pakai stagen dan kamu bisa membelinya di https://jualstagen.id/

Makanan Penunjang untuk Ibu Hamil

Makanan Penunjang untuk Ibu Hamil

Ibuhamil memang sangat rentan apabila tidak menjaga pola makan dan juga kandungan yang terdapat di dalamnya. Asupan nutrisi memang diperlukan untuk ibu hamil apalagi dalam kondisi trimester pertamanya. Makanan yang baik selalu menjadi perhatian khusus bagi ibu hamil. Jika sembarangan mengonsumsi makanan, akan berisiko tidak baik bagi janin dalam kandungan.

Makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang baik dikonsumsi adalah segala jenis makanan yang mengandung nutrisi penting, yaitu karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Tidak hanya untuk kesehatan ibu hamil, nutrisi pada makanan ini juga berperan penting dalam pertumbuhan janin.

Fase trimester pertama adalah fase yang sangat penting untuk diperhatikan karena ini adalah awal pertumbuhan janin dan pembentukan organ. Terlebih, pada fase ini Mama sering kali terkena morning sickness yang membuatnya sulit untuk makan dengan benar.

Apabila Bumil tidak menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, maka sel-sel janin yang akan berkembang menjadi organ tubuh bisa saja mengalami kerusakan atau tidak terbentuk dengan baik. Akibatnya, dapat terjadi cacat bawaan lahir, bahkan keguguran.

Oleh sebab itu penting untuk ibu hamil memperhatikan makanan penunjang bagi ibu hamil, :

  1. Sayuran hijau

Beberapa contoh sayuran hijau yang baik dikonsumsi ibu hamil di trimester pertama adalah brokoli, bayam, sawi, kale, dan kubis. Jenis sayuran ini mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil, seperti vitamin C, vitamin K, kalsium, zat besi, serat, folat, kalium, dan antioksidan.

  1. Kacang – kacangan

Contohnya adalah kedelai, kacang panjang, kacang polong, kacang tanah, dan lentil. Kandungan folat dalam kacang-kacangan yang tinggi sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil, terutama di trimester pertama kehamilan. Folat berguna untuk mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf dan lahir dengan berat badan rendah.

  1. Buah – buahan

Seperti halnya sayuran hijau, buah-buahan juga mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang dapat menjaga kesehatan pencernaan serta mencegah konstipasi. Jenis buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil di trimester pertama adalah jeruk, pepaya, mangga, melon, alpukat, stroberi, pisang, dan kiwi.

Disarankan untuk mengonsumsi 5 porsi buah dengan warna berbeda setiap harinya. Tidak hanya buah segar, Bumil juga bisa mengonsumsi jus buah.

  1. Ikan, telur dan daging

Ikan, telur, dan daging adalah makanan yang juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil trimester pertama. Ikan merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.

  1. Produk olahan susu

Susu dan berbagai produk olahan susu, seperti yoghurt dan keju, baik untuk dikonsumsi ibu hamil trimester pertama. Ini karena susu kaya akan kalsium dan protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dan kesehatan tulang ibu hamil.

Makanan Penunjang untuk Ibu Hamil

Nah itu tadi beberapa makanan penunjang bagi ibu hamil dari https://jualstagen.id/ yang bisa dicoba